Apakah Menonton Film Dewasa Membatalkan Puasa
Apakah Menonton Film Dewasa Membatalkan Puasa

Apakah Menonton Film Dewasa Membatalkan Puasa

Diposting pada

KapanAja.id  — Apakah Menonton Film Dewasa Membatalkan Puasa — Jika Anda mencari hukum menonton film dewasa saat puasa. maka Anda berada di tempat yang tepat. Kami akan memberikan Anda setiap informasi yang tersedia.  Anda dapat menemukan semua informasi itu di sini di artikel ini. Jadi tetap di sini dan nikmati.

Ramadan termasuk salah satu bulan yang di tunggu-tunggu oleh umat Islam. Bulan Ramadan adalah momen untuk memperbanyak amalan-amalan. Pahala ibadah di bulan Ramadan akan dilipatgandakan.

Ibadah khusus yang wajib di jalankan oleh umat Islam selama Ramadan adalah puasa. Umat Islam berpuasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari atau saat memasuki waktu magrib.

Lantas, bagaimana hukum menonton film dengan konten adegan dewasa saat menjalankan puasa Ramadhan? Apakah perbuatan ini bisa membatalkan puasa?

Hukum Menonton Film Dewasa Menurut Islam

Mengutip NU Online menonton film dewasa bisa meningkatkan syahwat yang kuat melalui penglihatan.

Di sisi lain, berdasarkan Mazhab Syafi’i, mazhab yang disetujui mayoritas ulama dan yang dijelaskan Imam An-Nawawi dalam Raudhatut Thalibin wa Umdatul Muftin, disebutkan ada 2 kategori syahwat yang bisa membatalkan puasa.

Kategori pertama yaitu jika keluar sperma atau terjadi orgasme saat onani. Kategori kedua yakni terjadinya ejakulasi atau orgasme saat adanya sentuhan fisik selain kemaluan, akibat berciuman, maka puasanya batal.

Namun jika menonton film dewasa tersebut tidak sampai menyebabkan keluar air mani, ejakulasi, atau orgasme, maka puasanya tidak batal.

Tapi para ulama tetap menyarankan orang berpuasa sebisa mungkin hindari menonton video atau film dewasa, karena di khawatirkan menyebabkan ejakulasi atau orgasme yang membatalkan puasa.

Apakah Menonton Film Dewasa Membatalkan Puasa

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Nafis mengutip keterangan yang terdapat di dalam kitab At-Taqriratus Sadidah Fil Masailil Mufidah juz 1 halaman 448 sampai 449.

“Al-mukhbitat adalah perkara yang membatalkan pahala puasa, pahalanya batal. Artinya orang yang melaksanakan puasa dia tidak mendapatkan pahala di sisi Allah SWT,” beber penulis 10 buku ini.

Nafis menjelaskan, ketika seseorang melihat tayangan-tayangan yang membuat syahwatnya naik dan merasa menikmati, berarti dia memandang sesuatu dengan syahwat. Menurut pengarang kitab, hal tersebut termasuk perkara yang bisa membatalkan pahala puasa.

“Puasanya benar tetap sah, tapi pahalanya hilang. Alangkah rugi orang yang berpuasa dari pagi sampai sore tetapi tidak mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. Kerugian yang sangat besar. Semoga kita mampu menjaga mata kita dari hal-hal yang Allah haramkan,” tutupnya.

Karena itu, menonton film dewasa sebaiknya tidak dilakukan selama berpuasa. Apalagi, substansi dari puasa adalah menahan hawa nafsu, termasuk syahwat. Selain bisa mendorong pada perbuatan yang membatalkan puasa, memandang sesuatu hal dengan syahwat, semacam menonton film dewasa, juga dapat merusak pahala puasa dan kualitas ibadah. Menjauhi segala hal buruk, meskipun tidak termasuk hal yang membatalkan puasa, penting untuk dijalankan. Sebab, di sebuah hadis, Rasulullah SAW sudah mengingatkan sebagai berikut: “Banyak sekali orang yang puasa, tetapi ia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar,” (H.R. Ibnu Majah).

PENUTUP

Demikianlah ulasan singkat mengenai Apakah Menonton Film Dewasa Membatalkan Puasa. Dan hukum menonton film dewasa saat puasa. Kesimpulannya, menonton film yang ada adegan dewasa, meski menimbulkan syahwat, puasa tidak batal selama tidak menimbulkan orgasme. Tapi ingat, hal ini bisa mengurangi hikmah dan nilai dari puasa itu sendiri.